MOVIE REVIEW: Goal 3 is a piece of SHIT! (2009)

Juni 16, 2009

Goal 3

Rating 1/5 Stars

1 Star

Oke, gua yakin lo pada udah nonton Goal! dan Goal 2. Menurut gua kedua film itu bagus banget dan gua bahkan sempet nulis review tentang film itu.

Kemaren, tanggal 14 Juni, Goal 3 (sutradara Andy Morahan) di rilis dengan format straight to DVD. Dan ini kenapa:

KARENA INI FILM SAMPAH!

Mari gua rekap dua film pertamanya…

Baca kenapa gua benci film ini dan ngelihat foto TOMPEL terbesar di dunia perfilman ┬╗


4 HAL NGACO DARI PERFILMAN INDONESIA

Juni 10, 2009

dcip_digicinema

Jaman sekarang banyak orang-orang Indonesia makin lama makin ngawur kalo ngomongin film.

Bangsatnya, jejeran punjab-punjab gak tau diri itu makin lama makin kaya walaupun mereka bikin film-film sampah. Well, sebenernya itu bukan salah mereka. Penontonnya aja yang tolol.

Gua gak abis pikir ada orang yang mau nonton film Kuntilanak sampe tiga episode. Film ini isinya cuma gelap-gelapan dan cewek sok punya isi yang lari-lari dan begitu tololnya mau tinggal di kosan di sebelah kuburan. Ini gak cuma tolol, tapi merendahkan intelejensi gua dan seluruh moviegoers di Indonesia.

Berikut empat hal yang paling ngaco dari film-film Indonesia.

Baca entri selengkapnya »


Apa itu BitTorrent?

April 28, 2009

Jadi loe pengen tau tentang BitTorrent? Ato udah tau, tapi bingung dan gak ngerti itu apa? Biarkan lah Sang Don Zafir menjawabnya!

Jadi gimana sih cara BitTorrent bekerja?

Bayangkan elo sedang pengen baca buku. Lo punya tiga pilihan:

1. Beli di toko, 2. Minjem sama temen, 3. Fotokopi punya orang lain.

Sebagai seorang pembajak, harga diri loe tentunya terlalu tinggi untuk ngeluarin duit demi buku yang belom tentu bagus.

Jadi, loe muter-muter kampung loe, tapi cuma ada satu orang yang punya bukunya. Dan bukunya lagi dipinjem sama orang buat di fotokopi.

Kalau dengan teknologi peer-to-peer konvensional, loe bakal harus nunggu sampe tua, karena orang itu cuma punya satu buku (download slot; bandwidth yang terbatas), jadi para tukang fotokopi (downloaders) harus ngantri (queue) untuk ngopi dari orang itu.

Gambar dicolong dari 'The Big Book of Torrent'-nya MakeUseOf.com

Gambar dicolong dari 'The Big Book of Torrent'-nya MakeUseOf.com

Dengan teknologi BitTorrent, lo bisa fotokopi lembaran-lembaran yang baru aja dikopi oleh orang lain! Jadi, loe bisa fotokopi Bab Satu dari si Anu, Bab Dua dari si Itu, Bab Tiga dari si Bangsat, dan seterusnya.

Tapi ada udang dibalik batunya: loe juga harus minjemin bab-bab yang udah loe kopi ke orang lain yang belom punya.

Dan ini membuat torrent menjadi istimewa! Karena, semakin banyak orang yang fotokopi, semakin cepet buku loe lengkap!

Ngerti sampe sini?

Oke, jadi gimana gua mulai?

Baca entri selengkapnya »


Jangan Ulangi Sejarah!!!

April 8, 2009
Witler

Adolf Hiranto

Oke, kayaknya entar lagi mau ada pemilu di Indonesia. Gua gak tau tepatnya kapan atau dimana bisa nyoblo s dan sebagainya, tapi gua mau kasih saran kepada elo-elo yang milih:

JANGAN SALAH PILIH! Jangan ulangi balada Gus Dur dan Megawati. Dan apalagi Hitler, Stalin, Bush dan Mussolini.

Sedangkan gua, pada pemilu kali ini gua akan menyerahkan hak pilih gua kepada orang-orang yang lebih membutuhkan (artinya gua golput). Gua gak merasa ada partai yang bisa mewakili aspirasi gua. Dan daripada gua tutup mata dan asal pilih (dan nguntungin CALON KORUPTOR selanjutnya), gua memutuskan untuk gak milih.

Goodluck untuk para pemilih mempertanggungjawabkan pilihannya di neraka.

HAHAHAHAHAHA.


Gua benci Linux.

Maret 18, 2009

bsd-fucks-linux

Gua benci Linux. Linux-nya sih gak terlalu. Yang gua benci itu Linux zealots. Menurut mereka, dunia akan jadi lebih baik kalo semua aplikasi (dan bahkan semua hal, seperti design mobil, resep obat, dll) berasaskan open source. Ambisi mereka itu sama kayak ambisi Lenin dan Stalin dalam menjadikan dunia ini sebuah utopia komunista. Oke, sah-sah aja, itu pandangan hidup.

Tapi yang bikin gua sangat eneg sama Linux adalah, prinsip kebebasan itu lah yang bikin sistem operasi itu gak diterima di masyarakat. Karena hampir setiap aspek dalam sistem operasi itu dikembangkan oleh individual/kelompok yang berbeda. Sebut saja, kernel-nya, GNOME, Nautilus, Firefox, GIMP, Pidgin, dan lain-lain. Tanpa ada satu badan usaha yang bertanggung jawab atas segala aspek dalam sebuah sistem operasi, yang terjadi adalah: Linux.

Baca entri selengkapnya »


Membuat film 15 menit dalam 7 bulan!

Maret 16, 2009

Okay, judul diatas mungkin gak terlalu menarik. Apa hebatnya bikin film 15 menit dalam 7 bulan?! Emang. Gak hebat. Tapi gua cuma pengen cerita pengalaman gua dalam membuat film Dendam Membara.

Alasan membuat proyek baru

MensrooM, think-tank terhebat dalam perfilman independen Indonesia, saat itu anggotanya tengah tercerai berai di berbagai belahan dunia. Dua orang di Jerman, satu orang di BSD, satu di Jakarta, satu di Jatinangor, dan satu di Yogjakarta.

Pada bulan Mei 2008, sebuah ide tercetus untuk membuat sebuah film pendek dan menjadikan proyek kali ini sebagai sebuah showcase alias ajang unjuk skill.

Tapi, kenapa sekarang? Kenapa di saat MensrooM tercerai berai? Jawabannya, karena kalo nungguin semuanya balik (alias pas pada lulus kuliah),  bisa-bisa 2020 baru mulai bikin.

Mencari judul

Kami tempe tahu bahwa kami akan membuat film pertarungan, jadi sebagai working title, ditetapkan lah Dendam Membara. Kenapa nyari judul duluan? Karena dengan ini, proses penulisan cerita akan terkontrol dan tidak melenceng. Misalnya: ceritanya harus mengandung dendam. Dan dendamnya harus membara.

Baca entri selengkapnya »


Soft-launching website OFFICIAL MensrooM

Juli 31, 2008

MensrooM Empire sekarang sudah membuka website baru www.mensroom.us. Website ini ditujukan untuk mengiklankan proyek-proyek gua di bidang film, music, dan lain-lain.

Apa itu MensrooM?

Mungkin salah satu dari sekian puluh ribu pembaca blog ini masih bingung, apa itu MensrooM? Wah panjang bos kalo dijelasin dari awalnya. Maka kita lompat ke akhirnya saja. MensrooM itu sebuah kelompok/fraternity yang terdiri dari 6 orang lelaki jantan yang mempunyai kesamaan visi untuk masa depan Indonesia. Kami sudah berdiri secara rahasia sejak berpuluh-puluh tahun yang lalu. Hanya saja, sekarang ini kami rasa masyarakat Indonesia sudah siap untuk menerima ide-ide radikal kami.

Baca entri selengkapnya »